JAKARTA – Pusat Epidemiologi Klinik dan Biostatistik (CEBU) FK-KMK UGM terus memperkuat peran akademisnya dalam mendukung kemandirian kesehatan nasional. Prof. dr. Jarir At Thobari, D.Pharm, Ph.D., hadir memenuhi undangan PT Bio Farma (Persero) sebagai Tenaga Ahli untuk menelaah aspek ilmiah dalam rapat koordinasi pengembangan produk bersama Sinovac Biotech Ltd. di Jakarta (3/2).
Pertemuan strategis ini berfokus pada pembahasan mendalam mengenai kandidat produk milik PT Bio Farma, yang meliputi vaksin Pneumococcal Conjugate (PCV), Dengue Vaccine, Respiratory Syncytial Virus (RSV) Vaccine, dan Rotavirus Vaccine.
Keterlibatan CEBU dalam forum ini menunjukkan sinergi yang kuat antara kepakaran universitas dengan industri dalam memastikan setiap tahapan pengembangan produk kesehatan nasional didasarkan pada data epidemiologi dan metodologi penelitian yang tepat.

Kegiatan penelaahan pengembangan produk ini merupakan langkah nyata dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs):
-
SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera): Melalui dukungan terhadap pengembangan produk vaksin PCV, Rotavirus, RSV, dan Dengue, kegiatan ini berkontribusi langsung pada upaya global dalam menurunkan angka kematian anak dan pengendalian penyakit menular.
-
SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur): Kolaborasi ini mendorong terciptanya inovasi di sektor industri kesehatan dalam negeri melalui dukungan riset dan pengembangan (R&D) yang kredibel.
-
SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan): Implementasi kerjasama multisektor antara institusi pendidikan, industri dalam negeri, dan mitra internasional guna mempercepat ketersediaan solusi kesehatan global.