• UGM
  • FK-KMK
  • GAMEL
  • SIMASTER
Universitas Gadjah Mada Clinical Epidemiology and Biostatistics Unit (CE&BU)
Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan
Universitas Gadjah Mada
  • Home
  • BERITA
    • BERITA CEBU
    • AGENDA
    • Laporan Tahunan
    • Lowongan
  • LAYANAN
    • Koleksi Data Elektronik
    • Layanan STATISTICARE
  • PROJECT
    • Project CE&BU Tahun 2020
    • Project CE&BU Tahun 2021
    • Project CE&BU Tahun 2022
    • Project CE&BU TAHUN 2023
    • Project CE&BU TAHUN 2024
    • Project CE&BU TAHUN 2025
  • TENTANG KAMI
    • PROFIL
    • VISI DAN MISI
    • KOMITMEN DAN TUJUAN
    • CE&BU Team
    • KONTAK
  • Beranda
  • News
  • Sinergi CEBU FK-KMK UGM dan PT Bio Farma: Akselerasi Pengembangan Vaksin Hexavalent dan Rotavirus

Sinergi CEBU FK-KMK UGM dan PT Bio Farma: Akselerasi Pengembangan Vaksin Hexavalent dan Rotavirus

  • News
  • 20 January 2026, 09.09
  • Oleh: pusatcebu.fkkmk
  • 0

BANDUNG – Tim Clinical Epidemiology & Biostatistics Unit (CEBU) FK-KMK UGM melaksanakan kunjungan strategis ke PT Bio Farma (Persero) pada Senin (19/01/2026). Pertemuan yang berlangsung di Gedung Heritage PT Bio Farma, Bandung ini berfokus pada diskusi teknis mengenai pengembangan vaksin Hexavalent dan Rotavirus.

Tim CEBU memberikan pendampingan dari aspek epidemiologi klinis dan biostatistik guna memastikan setiap tahapan pengembangan produk memenuhi standar ilmiah serta regulatori yang ditetapkan oleh Badan POM.

Kontribusi Nyata terhadap SDGs
Kolaborasi antara institusi akademik dan industri farmasi ini bukan sekadar pertemuan teknis, melainkan langkah nyata dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) atau Tujuan Pembangunan Berkelanjutan, khususnya pada poin-poin berikut:

  1. SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera Pengembangan vaksin Hexavalent dan Rotavirus bertujuan secara langsung untuk menurunkan angka morbiditas dan mortalitas akibat penyakit menular pada anak-anak. Keterlibatan CEBU memastikan uji klinis dilakukan dengan akurasi data yang tinggi demi menghasilkan vaksin yang aman dan efektif.
  2. SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur Kerja sama ini mendorong inovasi di sektor kesehatan melalui riset dan pengembangan (R&D) dalam negeri. Hal ini memperkuat infrastruktur teknologi kesehatan Indonesia menuju kemandirian produk biologis nasional
  3. SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan Sinergi antara sektor publik (UGM) dan sektor privat/BUMN (PT Bio Farma) merupakan implementasi nyata dari kemitraan multi-stakeholder. Kolaborasi ini sangat penting untuk transfer pengetahuan dan percepatan solusi kesehatan di tingkat nasional maupun global.
Tags: SDG 17: Kemitraan untuk mencapai tujuan SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera SDG 9: Industri Inovasi dan Infrastruktur

Leave A Comment Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Terkini

  • Penguatan Kapasitas Riset Klinis: CE&BU FK-KMK UGM Selenggarakan Workshop Metode Penelitian PPDS Gelombang I Tahun 2026
    February 13, 2026
  • Sinergi Cebu FK-KMK UGM dalam Diskusi Strategis Pengembangan Vaksin Bio Farma-Sinovac
    February 3, 2026
  • CEBU FK-KMK UGM Jajaki Kerja Sama Strategis dengan PT Etana Biotechnologies Indonesia
    January 26, 2026
  • Sinergi CEBU FK-KMK UGM dan PT Bio Farma: Akselerasi Pengembangan Vaksin Hexavalent dan Rotavirus
    January 20, 2026
  • CEBU FK-KMK UGM Gelar Diskusi Panel Ahli untuk Tinjau Hasil Uji Preklinis Vaksin Hexavalent 2025
    January 10, 2026
Universitas Gadjah Mada

Gedung Litbang FK-KMK UGM Lantai 1

Jl. Medika, Senolowo, Mlati, Sleman, Yogyakarta
Telp : +62 274-560-455 | WA: +62 821-3418-0900
pusatcebu.fkkmk@ugm.ac.id

© Clinical Epidemiology and Bisotatistics Unit

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY