YOGYAKARTA – Dalam upaya memperkuat pilar penelitian di dunia medis, Departemen Ilmu Penyakit Dalam (IPD) FK-KMK UGM menyelenggarakan “Workshop Metodologi Penelitian” bagi para residen semester akhir. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, mulai Sabtu hingga Senin, 20–22 Desember 2025, bertempat di KSM Geriatri RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta.
Penelitian kesehatan di Indonesia kini menjadi aspek yang kian krusial seiring dengan meningkatnya beban penyakit dan tuntutan masyarakat akan pelayanan kesehatan yang berkualitas. Workshop ini hadir sebagai solusi untuk membekali tenaga kesehatan dengan kemampuan metodologi yang tepat, mulai dari penyusunan proposal tesis, analisis statistik, hingga penyusunan naskah publikasi ilmiah sesuai kaidah yang berlaku.

Dukungan terhadap SDGs Penyelenggaraan workshop ini sejalan dengan komitmen global dalam mencapai Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya Tujuan Nomor 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera. Melalui peningkatan kapasitas peneliti medis, diharapkan lahir inovasi dan teknologi baru yang mampu meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan serta menemukan solusi atas berbagai masalah kesehatan di Indonesia. Selain itu, kegiatan ini juga mendukung Tujuan Nomor 4: Pendidikan Berkualitas, dengan menyediakan platform pengembangan diri yang berkelanjutan bagi para tenaga medis spesialis (residen) agar mampu menghasilkan karya ilmiah yang kredibel dan berdampak luas.
Materi dan Pelaksanaan Workshop yang dikelola oleh Pusat Epidemiologi Klinik dan Biostastik (CEBU) ini menghadirkan rangkaian materi komprehensif, di antaranya:
- Etika penelitian klinis (research ethics).
- Penyusunan kerangka teori, konsep, dan hipotesis.
- Metode penelitian observasional, eksperimental, kualitatif, hingga studi diagnostik.
- Manajemen data klinis menggunakan RedCap dan analisis data statistik.
- Sesi konsultasi privat (one on one consultation) untuk mematangkan tesis peserta.
Workshop ini diharapkan mampu mencetak lulusan residen yang tidak hanya mahir secara klinis, tetapi juga kompeten dalam pengembangan ilmu pengetahuan melalui riset yang berkualitas demi kemajuan kesehatan nasional.