Yogyakarta, 17 Juli 2026 — Pelaksanaan hari kedua Systematic Review following Cochrane Method Workshop berfokus pada peningkatan kemampuan peserta dalam memahami, mengekstraksi, dan menganalisis data penelitian. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian workshop tiga hari yang diselenggarakan Cochrane Indonesia dan CE&BU, FK-KMK UGM bersama FKG UGM untuk tenaga kesehatan dan peneliti.
Sesi pagi membahas dua jenis luaran yang sering digunakan dalam penelitian kesehatan, yaitu dichotomous outcomes dan continuous outcomes. Pemahaman mengenai jenis data tersebut menjadi dasar penting dalam menentukan metode analisis dan cara penyajian hasil dalam sebuah systematic review.
Peserta kemudian mengikuti sesi praktik ekstraksi data. Pada sesi ini, peserta berlatih mengidentifikasi informasi utama dari artikel penelitian dan memindahkannya ke dalam format yang terstruktur. Ketelitian dalam ekstraksi data sangat diperlukan untuk mengurangi kesalahan dan menjaga konsistensi hasil analisis.
Materi dilanjutkan dengan pengenalan risk of bias serta praktik penggunaan instrumen RoB 2. Peserta belajar menilai potensi bias dalam proses randomisasi, pelaksanaan intervensi, kelengkapan data luaran, pengukuran hasil, dan pelaporan hasil penelitian. Rangkaian hari kedua ditutup dengan materi meta-analysis sebagai metode statistik untuk menggabungkan hasil dari beberapa penelitian yang relevan.
Hari kedua workshop memberikan pemahaman bahwa kualitas systematic review tidak hanya ditentukan oleh banyaknya artikel yang ditemukan, tetapi juga oleh ketepatan ekstraksi data, penilaian kualitas metodologis, dan pemilihan metode analisis yang sesuai. Kompetensi tersebut diperlukan agar kesimpulan penelitian dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah.
Kegiatan ini mendukung SDGs 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui penguatan penggunaan bukti ilmiah dalam pelayanan kesehatan. Peningkatan kapasitas analisis dan literasi penelitian juga berkontribusi terhadap SDGs 4: Pendidikan Berkualitas dan SDGs 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, khususnya dalam pengembangan ekosistem riset kesehatan yang berkualitas dan inovatif.