Yogyakarta, Juli 2026 — Penelitian klinis memiliki peran penting dalam pengembangan ilmu kedokteran dan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan. Untuk mendukung hal tersebut, CEBU FK-KMK UGM menyelenggarakan Workshop Metodologi Penelitian Departemen Ilmu Penyakit Dalam bagi residen semester akhir Departemen Ilmu Penyakit Dalam FK-KMK UGM.
Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh pentingnya kemampuan tenaga kesehatan dalam melakukan penelitian yang berkualitas. Dalam konteks meningkatnya beban penyakit dan kebutuhan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan yang bermutu, penelitian kesehatan menjadi salah satu instrumen penting untuk menghasilkan bukti ilmiah yang dapat mendukung perbaikan layanan, pengembangan teknologi, serta solusi atas berbagai masalah kesehatan.
Selama tiga hari kegiatan, peserta memperoleh pembekalan komprehensif mengenai metodologi penelitian klinis. Materi yang diberikan mencakup tahap awal perencanaan penelitian, pemilihan desain studi, pengelolaan literatur, analisis data, hingga publikasi ilmiah. Pendekatan ini diharapkan dapat membantu peserta menghasilkan proposal tesis dan penelitian yang tidak hanya memenuhi kaidah akademik, tetapi juga relevan dengan kebutuhan praktik klinis.
Salah satu kekuatan dari kegiatan ini adalah adanya sesi practical one-on-one consultation pada hari terakhir. Melalui sesi tersebut, peserta dapat memperoleh masukan langsung terhadap topik dan rancangan penelitian masing-masing. Dengan demikian, workshop tidak hanya menjadi ruang transfer pengetahuan, tetapi juga menjadi forum pendampingan akademik yang mendukung proses penyusunan penelitian secara lebih matang.
Melalui kegiatan ini, CEBU FK-KMK UGM turut berkontribusi dalam pencapaian SDGs, khususnya SDG 3 dengan mendukung penelitian yang berorientasi pada peningkatan kesehatan masyarakat, SDG 4 melalui penguatan pendidikan dan kapasitas akademik tenaga kesehatan, serta SDG 17 melalui kolaborasi lintas unit dalam pengembangan riset klinis.