Version 2 of the Cochrane risk-of-bias tool for randomized trials (RoB 2) is the recommended tool to assess the risk of bias in randomized trials included in Cochrane Reviews. RoB 2 is structured into a fixed set of domains of bias, focussing on different aspects of trial design, conduct, and reporting. Within each domain, a series of questions (‘signaling questions’) aim to elicit information about features of the trial that are relevant to risk of bias. A proposed judgment about the risk of bias arising from each domain is generated by an algorithm, based on answers to the signaling questions. Judgment can be ‘Low’ or ‘High’ risk of bias, or can express ‘Some concerns’. Research in the field has progression and RoB 2 reflects current understanding of how the causes of bias can influence study results, and the most appropriate ways to assess this risk. However, there is limited training on the use of RoB 2. Therefore, this symposium is intended to focus on RoB 2.
News
Cochrane Indonesia & Clinical Epidemiology and Biostatistics Unit mengadakan Evidence Based Medicine Workshop Series pada bulan Agustus 2022. Literature Searching Workshop diadakan pada tanggal 12 Agustus 2022, dilanjutkan dengan Critical Appraisal Workshop pada tanggal 13 Agustus 2022, dan diakhiri dengan Cochrane Systematic Review Workshop pada tanggal 25-27 Agustus 2022.
Yogyakarta, UGM- Pada bulan Jun ini, TKP-PPDS bekerja sama dengan Pusat Kajian CE&BU, kembali meyelenggarakan Rangkaian Workshop Metodologi PPDS 2022 untuk Gelombang 2 (Kedua). Workshop Gelombang Kedua ini diselenggarakan pada tanggal 27-29 Juli 2022 dan bertempat di Ruang Senat Gedung KPTU Lantai 2 FKKMK UGM.
Sama halnya dengan Gelombang Pertama (Bacth 1), agenda untuk peserta berupa penyampaian materi dan dilanjutkan dengan sesi praktikum untuk setiap sesi/topik workshop. Dalam rangka meningkatkan pemahaman dan peran aktif peserta, kegiatan praktikum dipandu oleh instruktur untuk masing-masing kelompok. Kelompok peserta terdiri dari berbagai latar belakang departemen. Dengan demikian, diharapkan diskusi dapat lebih beragam. Instruktur juga menjaga agar diskusi tetap terarah.
Yogyakarta, UGM- Dalam rangka menjaga dan meningkatkan kualitas penelitian para mahasiswa, khususnya Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS), TKP-PPDS bekerja sama dengan Pusat Kajian CE&BU menyelenggarakan Workshop Metodologi Penelitian. Agenda tahunan ini diselenggarakan dalam beberapa Batch. Pada tahun 2022, Gelombang 1 (Pertama) diselenggarakan pada bulan Mei 2022.
Tidak seperti tahun sebelumnya, kali ini workshop kembali dilaksanakan secara luring. Bertempat di Gedung Pascasarjana Tahir Foundation FKKMK UGM, kegiatan berlangsung selama 3 (tiga) hari, yaitu pada tanggal 18-20 Mei 2022. Kegiatan ini bertujuan memberikan pengetahuan secara sistematis kepada mahasiswa PPDS tentang metodologi penelitian, dimulai dari pengenalan konsep-konsep dan metode penelitian, pengumpulan data, pengolahan data, hingga interpretasi data penelitian.
Yogyakarta, UGM – Perhimpunan Peneliti Hati Nasional (PPHI), Perkumpulan Gastroenterologi Indonesia (PGI), dan Perhimpunan Endoskopi Gastrointestinal Indonesia (PEGI) kembali menggelar acara Konferensi Kerja Nasional (Konkernas) PPHI-PGI-PEGI di Hotel Mercure Samarinda pada 24 Juni 2022. Berfokus pada penelitian data, PPHI-PGI-PEGI mengundang CEBU FK-KMK UGM sebagai narasumber. CEBU mengirimkan dua narasumber, yaitu dr. Dhite Bayu Nugroho, M.Sc., Ph.D dan Dwi Purnama, M.Sc. selaku data manager CEBU.
Yogyakarta, UGM – Melanjutkan rangkaian Workshop Metodologi PPDS 2021 yang diselenggarakn oleh TKP-PPDS dan Pusat CE&BU, FKKMK UGM, kegiatan ini memasuki Bacth 2. Workshop Metopen PPDS Bacth 2 ini diselenggarakan dari tanggal 25 Agustus – 10 September 2021, setiap hari Rabu dan Jumat selama 3 minggu.
Sama seperti Gelombang Pertama (Bacth 1), kegiatan ini juga dilakukan secara daring. Peserta Bacth 2 ini cukup beragam, berasal dari beberapa departemen/latar belakang Program Spesialis. Setiap peserta nantinya tidak hanya dipaparkan materi saja, namun juga diajak aktif melakukan praktikum untuk setiap sesi/topik workshop, sehingga diharapkan peserta dapat memahami topik secara teoritis dan praktis. Tentunya, kegiatan praktikum ini dipandu oleh instruktur, agar jalannya praktikum pada setiap kelompook dapat terarah.
Yogyakarta-UGM. Kualitas penelitian para mahasiswa khususnya Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) perlu dijaga dan ditingkatkan, untuk itu TKP-PPDS bekerja sama dengan Pusat Kajian CE&BU menyelenggarakan Workshop Metodologi Penelitian. Kegiatan Workshop ini akan diselenggarakan beberapa kali dalam setahun, pada 2021 ini Batch 1 (Pertama) diselenggarakan pada Bulan April 2021.
Kegiatan berlangsung dari tanggal 13 – 29 April 2021, dan dilakukan secara daring. Workshop ini dibuka oleh dr. Jarir At Athobari, D.Pharm., Ph.D selaku Direktur Pusat Kajian CEBU. Kegiatan yang dilakukan selama 3 minggu ini memberikan pengetahuan secara sistematis kepada mahasiswa PPDS tentang metodologi penelitian, dimulai dari pengenalan konsep-konsep dan metode penelitian, pengumpulan data, pengolahan data, hingga interpretasi data penelitian.
Yogyakarta – Clinical Epidemiology and Biostatistics Unit (CEBU) Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan (FKKMK) Universitas Gadjah Mada menyelenggarakan pelatihan Evidence Based Medicine dengan tujuan untuk mendiseminasikan ke seluruh praktisi dan pemerhati kesehatan. Acara dilaksanakan secara online melalui media zoom selama tiga hari pada hari Senin – Rabu, 9 – 11 November 2020. Kegiatan ini dihadiri oleh 26 peserta yang aktif dalam mengikuti workshop ini.
Materi yang disampaikan dalam workshop ini tidak hanya penyampaian materi tetapi juga dilakukan pelatihan dengan praktikum yang dibagi menjadi beberapa kelompok, dengan setiap kelompok dipandu oleh Instruktur.
Webinar Cochrane Indonesia, PKMK FKKMK UGM, dan CE&BU memasuki minggu kedelapan yang diselenggarakan pada Kamis, 14 Mei 2020. Webinar kali ini membahas mengenai COVID-19 pada kehamilan oleh dr. R. Detty Siti Nurdiati Z., Sp.OG(K), MPH, Ph.D, dengan dua pembahas yaitu DR. Muhammad Adrianes Bachnas, dr., SpOG(K) dan DR. Akhmad Yogi Pramatirta, dr., SpOG(K), MKes. Serta dimoderatori oleh Dr. Irwan Taufiqur Rachman, SpOG(K).
- Detty memaparkan 2 judul bukti ilmiah yang pertama yaitu artikel systematic review yang berjudul ”COVID-19 during pregnancy: a systematic review of reported cases.” Artikel ini mendapatkan data 51 kasus kehamilan dari 6 artikel yang relevan.
Poin-poin yang didapatkan pada artikel ini:
- Gejala yang peling sering dialami ibu hamil yaitu batuk kering, demam, dan post partum fever.
- Usia kehamilan rata-rata 35-38 minggu
- Sebanyak 96% ibu hamil dilakukan Caesarean Section (SC)
- Sebanyak 39% kelahiran premature
Data yang diperoleh dari 51 kehamilan tidak menunjukaan kesimpulan yang jelas yang bisa dijelaskan untuk pelayanan klinis pada ibu maupun janin karena outcome nya sangat bervariasi. Namun, risiko terhadap janin dan ibu tetap tidak bisa dikesampingkan karena tetap berisiko.
Jenis coronavirus baru yang telah menyebabkan wabah penyakit pandemik yang disebut COVID-19 pada awal Desember 2019. Informasi mengenai penanganan wabah pandemik COVID-19 sudah banyak beredar. Cochrane Indonesia bekerja sama dengan PKMK FK–KMK UGM mengadakan webinar mengenai penyakit ini sebagai respon terhadap pandemi COVID-19. Kegiatan webinar ini sudah berlangsung selama 2 minggu dimulai sejak tanggal 23 Maret 2020 dengan jumlah 9 webinar yang sudah terlaksana. Webinar ini dibuka oleh Prof. dr. Ova Emilia, M.Med.Ed., SpOG(K)., Ph.D selaku Dekan Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan.