Yogyakarta, 19 Agustus 2026 — Perjalanan sebuah penelitian klinis tidak berhenti pada terbentuknya pertanyaan penelitian. Diperlukan rancangan yang tepat, pengelolaan data yang baik, analisis yang sesuai, hingga kemampuan mengomunikasikan hasil penelitian melalui publikasi ilmiah. Hal tersebut menjadi salah satu fokus Workshop Metodologi Penelitian PPDS FK-KMK UGM Gelombang III Tahun 2026 yang diselenggarakan CEBU FK-KMK UGM pada 18–20 Agustus 2026.
Pada hari kedua workshop, peserta mendapatkan materi mengenai berbagai desain penelitian klinis, termasuk penelitian eksperimental dan kualitatif. Pembelajaran kemudian dilanjutkan dengan topik mengenai penyusunan aplikasi pendanaan penelitian dan publikasi, penelitian prognostik dengan survival analysis, serta penelitian diagnostic test.
Peserta juga mempelajari aspek teknis yang sangat penting dalam penelitian, yaitu penentuan populasi dan sampel, metode sampling, serta perhitungan besar sampel. Materi tersebut memberikan landasan bagi peserta untuk memastikan bahwa penelitian dirancang dengan populasi dan jumlah sampel yang sesuai dengan tujuan penelitian.
Dalam pengelolaan penelitian, peserta diperkenalkan pada REDCap sebagai bagian dari pembelajaran mengenai clinical research data management. Materi kemudian dilanjutkan dengan clinical research data analysis, sehingga rangkaian pembelajaran mencakup tahapan penting mulai dari perancangan hingga pengelolaan dan analisis data.
Kegiatan ini sejalan dengan SDG 4: Quality Education karena mendorong peningkatan kompetensi akademik dan profesional peserta didik. Penguatan kapasitas penelitian juga mendukung SDG 9: Industry, Innovation and Infrastructure, khususnya dalam membangun kapasitas inovasi dan pengembangan pengetahuan melalui penelitian kesehatan.
Pada akhirnya, kemampuan penelitian yang diperoleh diharapkan dapat membantu residen menghasilkan tesis dan naskah publikasi berdasarkan kaidah ilmiah. Dengan demikian, proses pendidikan dokter spesialis tidak hanya menghasilkan tenaga ahli di bidang klinis, tetapi juga profesional yang mampu menghasilkan dan menggunakan bukti ilmiah untuk mendukung pengembangan ilmu kedokteran.