KULON PROGO – Dalam upaya memperkuat derajat kesehatan masyarakat di wilayah rural, Clinical Epidemiology and Biostatistics Unit (CE&BU) berkolaborasi dengan Pusat Kajian Kesehatan Anak (PKKA-PRO) FK-KMK UGM menyelenggarakan program pengabdian masyarakat pada Senin, 9 Maret 2026. Kegiatan ini dipusatkan di Panti Asuhan Ash-Shiddiqiyyah, Sremo Tengah, Hargowilis, Kokap, Kulon Progo.
Program tersebut difokuskan pada pemberian edukasi preventif mengenai penyakit demam tifoid kepada para penghuni dan pengelola panti. Sebagai bentuk tanggung jawab akademis, tim gabungan menyajikan informasi kesehatan berbasis bukti melalui metode interaktif dan pemutaran media visual. Hal ini bertujuan untuk menanamkan pemahaman komprehensif mengenai Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) sebagai kunci utama memutus rantai penularan bakteri.
Integrasi Terhadap Sustainable Development Goals (SDGs): Kegiatan yang berlangsung di Panti Asuhan Ash-Shiddiqiyyah ini mengintegrasikan berbagai tujuan pembangunan berkelanjutan global:
-
SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera): Mitigasi penyakit menular melalui intervensi edukasi di tingkat komunitas.
-
SDG 4 (Pendidikan Berkualitas): Menyediakan akses pembelajaran kesehatan yang inklusif bagi anak-anak di lembaga sosial.
-
SDG 6 (Air Bersih dan Sanitasi Layak): Menekankan pentingnya higiene sanitasi dalam pencegahan infeksi Salmonella typhi.
-
SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan): Kolaborasi lintas unit di FK-KMK UGM untuk penyelesaian masalah kesehatan masyarakat.