YOGYAKARTA – Dalam upaya meningkatkan standar penelitian kesehatan di Indonesia, Pusat Epidemiologi Klinik dan Biostatistik (CEBU) Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK) Universitas Gadjah Mada sukses menyelenggarakan Workshop Metodologi Penelitian Kardio. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, pada Jumat-Sabtu, 5-6 Desember 2025, bertempat di Ruang Pertemuan Kardiologi, FK-KMK UGM.
Workshop ini bertujuan utama untuk membekali para peneliti dengan kemampuan menyusun pertanyaan riset yang berkualitas, mengelola data secara sistematis, hingga memahami penerapan etika penelitian dalam skala global. Materi yang disampaikan mencakup spektrum luas metodologi penelitian, mulai dari Etika Penelitian Klinis yang berlandaskan prinsip penghormatan terhadap pribadi, kebaikan, dan keadilan, hingga Strategi Pencarian Literatur Medis berbasis Evidence Based Medicine (EBM).
Selain itu, para peserta juga mendalami teknik penyusunan kerangka teori, manajemen data menggunakan platform digital seperti REDCap, serta analisis statistik tingkat lanjut untuk studi prognostik dan diagnostik yang akurat.

Penyelenggaraan workshop oleh CEBU FK-KMK UGM ini secara langsung mendukung pencapaian SDG Target 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera. Melalui penguatan riset kardiovaskular, kegiatan ini berkontribusi pada:
- Peningkatan Kapasitas Riset: Memperkuat kemampuan tenaga medis dan akademisi dalam menghasilkan bukti ilmiah yang akurat untuk penanganan penyakit jantung.
- Penguatan Etika dan Kesetaraan: Memastikan setiap riset klinis dijalankan dengan standar etika internasional guna melindungi hak dan keselamatan pasien.
- Inovasi Berbasis Data: Penggunaan teknologi manajemen data digital mendorong terciptanya sistem kesehatan yang lebih efisien, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Melalui penguatan metodologi ini, diharapkan hasil penelitian yang lahir dari lingkungan FK-KMK UGM dapat menjadi landasan kebijakan kesehatan yang lebih efektif dalam menekan angka penyakit tidak menular, khususnya di bidang kardiovaskular, demi meningkatkan kualitas hidup masyarakat luas.