Clinical Epidemiology and Biostatistics Unit atau CEBU FK-KMK UGM menyelenggarakan hari ketiga sekaligus penutup Workshop Metodologi Penelitian Program Pendidikan Dokter Spesialis atau Metopen PPDS Gelombang II Tahun 2026 pada Jumat, 19 Juni 2026. Kegiatan berlangsung di Ruang U.2.5a, Gedung Tahir Sayap Utara Lt. 2, FK-KMK UGM.
Setelah dua hari sebelumnya peserta memperoleh pembekalan mengenai dasar-dasar metodologi penelitian klinis, desain studi, manajemen data, dan analisis statistik, hari ketiga difokuskan pada sesi praktik berupa one-on-one consultation. Sesi ini dirancang untuk memberikan ruang pendampingan langsung bagi peserta dalam mengembangkan dan mematangkan rancangan penelitian tesis masing-masing.
Dalam sesi konsultasi ini, peserta berkesempatan berdiskusi secara lebih mendalam dengan para fasilitator mengenai berbagai aspek penelitian. Topik yang dapat didiskusikan meliputi perumusan pertanyaan penelitian, identifikasi kesenjangan penelitian, pemilihan desain studi, penyusunan kerangka konsep, penentuan variabel, metode sampling, perhitungan besar sampel, pengelolaan data, hingga strategi analisis yang sesuai dengan tujuan penelitian.
Hari ketiga terdiri atas enam sesi practical session yang berlangsung sejak pagi hingga sore hari. Setiap sesi memberikan kesempatan bagi peserta untuk memperoleh masukan langsung dari fasilitator, sehingga rancangan penelitian yang sedang dikembangkan dapat menjadi lebih jelas, sistematis, dan sesuai dengan kaidah metodologi penelitian klinis.
Para fasilitator yang terlibat dalam sesi konsultasi ini meliputi dr. Mawaddah Ar Rochmah, Ph.D., Sp.N; dr. Nurida Khasanah, Ph.D.; dr. Alfia Fatma Zaharo, Sp.M; dr. Dzerlina Syanaiscara Rahari, M.Sc.; dr. Vincent, Ph.D.; dan dr. Dhite Bayu Nugroho, M.Sc., Ph.D. Kehadiran para fasilitator dari berbagai latar belakang keilmuan memberikan kesempatan bagi peserta untuk mendapatkan perspektif yang lebih komprehensif dalam menyusun penelitian klinis.
Sesi konsultasi ini menjadi bagian penting dari keseluruhan rangkaian workshop karena peserta tidak hanya menerima materi secara teoritis, tetapi juga dapat mengaplikasikan pengetahuan tersebut ke dalam rancangan penelitian yang sedang dikerjakan. Melalui diskusi langsung, peserta dapat mengidentifikasi bagian-bagian proposal yang perlu diperkuat, memperjelas alur metodologi, serta menyesuaikan rencana penelitian dengan pertanyaan klinis yang ingin dijawab.
Kegiatan ini juga menjadi bentuk dukungan CEBU FK-KMK UGM terhadap peningkatan kualitas penelitian residen. Sebagai calon dokter spesialis, residen diharapkan tidak hanya memiliki kompetensi klinis, tetapi juga mampu melakukan penelitian yang relevan, etis, dan bermanfaat bagi pengembangan ilmu kedokteran serta peningkatan mutu pelayanan kesehatan.
Melalui penyelenggaraan Workshop Metodologi Penelitian PPDS Gelombang II Tahun 2026, CEBU FK-KMK UGM berupaya memperkuat budaya riset klinis di lingkungan pendidikan dokter spesialis. Rangkaian kegiatan selama tiga hari ini diharapkan dapat membantu peserta menyusun proposal tesis dengan metodologi yang tepat, melaksanakan penelitian secara lebih terstruktur, mengolah dan menganalisis data dengan baik, serta menghasilkan laporan penelitian dan naskah publikasi yang sesuai dengan kaidah ilmiah.
Kegiatan ini turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals, khususnya SDG 3 tentang Kehidupan Sehat dan Sejahtera, SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas, serta SDG 17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan. Dengan meningkatnya kapasitas riset para residen, diharapkan semakin banyak penelitian klinis berkualitas yang dapat memberikan kontribusi nyata bagi pelayanan kesehatan berbasis bukti di Indonesia.