Clinical Epidemiology and Biostatistics Unit atau CEBU FK-KMK UGM melanjutkan penyelenggaraan Workshop Metodologi Penelitian Program Pendidikan Dokter Spesialis atau Metopen PPDS Gelombang II Tahun 2026 pada Kamis, 18 Juni 2026. Kegiatan hari kedua berlangsung di Ruang U.2.5a, Gedung Tahir Sayap Utara Lt. 2, FK-KMK UGM.
Setelah pada hari pertama peserta mendapatkan penguatan mengenai dasar-dasar metodologi penelitian klinis, hari kedua difokuskan pada pendalaman desain studi, strategi publikasi, pengelolaan data, serta analisis penelitian klinis. Rangkaian materi ini dirancang untuk membantu residen memahami bagaimana pertanyaan penelitian dapat diterjemahkan ke dalam rancangan studi yang sesuai, data yang tertata, serta analisis yang tepat.
Sesi pertama hari kedua membahas conducting clinical research: experimental study yang disampaikan oleh dr. Dzerlina Syanaiscara Rahari, M.Sc. Melalui sesi ini, peserta diajak memahami prinsip dasar penelitian eksperimental dalam konteks klinis, termasuk bagaimana intervensi, kelompok pembanding, serta rancangan penelitian dapat disusun untuk menjawab pertanyaan klinis secara ilmiah.
Materi berikutnya adalah conducting clinical research: qualitative study yang disampaikan oleh dr. Fitriana Murriya Ekawati, MPHC, Ph.D., Sp.KKLP, Subsp. FOMC. Sesi ini memberikan wawasan bahwa penelitian klinis tidak hanya berfokus pada data kuantitatif, tetapi juga dapat menggali pengalaman, perspektif, perilaku, serta konteks sosial yang memengaruhi pelayanan kesehatan dan praktik klinis.
Setelah sesi awal tersebut, peserta mendapatkan materi putting it altogether: funding application and getting published. Materi ini menekankan pentingnya menyusun penelitian yang tidak hanya kuat secara metodologis, tetapi juga memiliki peluang untuk mendapatkan dukungan pendanaan dan dipublikasikan dalam bentuk artikel ilmiah. Bagi residen, kemampuan menyusun naskah publikasi menjadi keterampilan penting agar hasil tesis dapat memberikan kontribusi yang lebih luas bagi pengembangan ilmu kedokteran dan pelayanan kesehatan.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pembahasan conducting clinical research: prognostic study (survival analysis) oleh dr. Dhite Bayu Nugroho, M.Sc., Ph.D. Dalam sesi ini, peserta diperkenalkan pada konsep studi prognostik dan analisis kesintasan yang banyak digunakan untuk menilai luaran klinis dalam periode waktu tertentu, seperti kekambuhan, progresivitas penyakit, komplikasi, atau mortalitas.
Pada sesi siang, peserta mempelajari conducting clinical research: diagnostic test study bersama dr. Arditya Damarkusuma, M.Med (Clin Epi), Sp.JP. Materi ini membahas prinsip dasar penelitian uji diagnostik, termasuk bagaimana menilai performa suatu alat atau metode diagnostik dalam konteks penelitian klinis.
Selanjutnya, dr. Dhite Bayu Nugroho, M.Sc., Ph.D. menyampaikan materi mengenai population, sample, sampling method and sample size calculation. Sesi ini menjadi bagian penting dalam perencanaan penelitian karena pemilihan populasi, metode sampling, dan perhitungan besar sampel akan memengaruhi validitas dan kekuatan kesimpulan penelitian.
Hari kedua juga menghadirkan materi clinical research data management using REDCap yang disampaikan oleh Dwi Purnama, M.Sc. Melalui sesi ini, peserta diperkenalkan pada pentingnya manajemen data penelitian yang rapi, aman, dan terstruktur. Pengelolaan data yang baik merupakan bagian penting dari penelitian klinis, terutama untuk menjaga kualitas data, memudahkan proses analisis, serta mendukung transparansi dan akuntabilitas penelitian.
Sebagai penutup hari kedua, peserta mendapatkan materi clinical research data analysis oleh dr. Dhite Bayu Nugroho, M.Sc., Ph.D. Sesi ini membantu peserta memahami prinsip dasar analisis data klinis agar hasil penelitian dapat diinterpretasikan secara tepat dan sesuai dengan tujuan penelitian.
Melalui rangkaian kegiatan hari kedua ini, peserta diharapkan semakin siap dalam merancang penelitian tesis yang kuat, memilih desain studi yang sesuai, mengelola data secara sistematis, serta melakukan analisis yang mendukung kesimpulan ilmiah. Kegiatan ini juga memperkuat komitmen CEBU FK-KMK UGM dalam mendampingi residen agar mampu menghasilkan penelitian klinis yang berkualitas dan berorientasi pada peningkatan layanan kesehatan.
Penyelenggaraan Workshop Metodologi Penelitian PPDS Gelombang II Tahun 2026 sejalan dengan kontribusi FK-KMK UGM dalam mendukung Sustainable Development Goals, terutama SDG 3 tentang Kehidupan Sehat dan Sejahtera, SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas, serta SDG 17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan. Dengan meningkatnya kapasitas riset para residen, diharapkan lahir penelitian-penelitian klinis yang relevan, berdampak, dan bermanfaat bagi penguatan sistem kesehatan di Indonesia.