• UGM
  • FK-KMK
  • GAMEL
  • SIMASTER
Universitas Gadjah Mada Clinical Epidemiology and Biostatistics Unit (CE&BU)
Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan
Universitas Gadjah Mada
  • Home
  • BERITA
    • BERITA CEBU
    • AGENDA
    • Laporan Tahunan
    • Lowongan
  • LAYANAN
    • Koleksi Data Elektronik
    • Layanan STATISTICARE
  • PROJECT
    • Project CE&BU Tahun 2020
    • Project CE&BU Tahun 2021
    • Project CE&BU Tahun 2022
    • Project CE&BU TAHUN 2023
    • Project CE&BU TAHUN 2024
    • Project CE&BU TAHUN 2025
  • TENTANG KAMI
    • PROFIL
    • VISI DAN MISI
    • KOMITMEN DAN TUJUAN
    • CE&BU Team
    • KONTAK
  • Beranda
  • News
  • Hari Pertama PPDS Gelombang II Tahun 2026: Penguatan Fondasi Metodologi Penelitian Klinis bagi Residen FK-KMK UGM

Hari Pertama PPDS Gelombang II Tahun 2026: Penguatan Fondasi Metodologi Penelitian Klinis bagi Residen FK-KMK UGM

  • News
  • 17 June 2026, 09.09
  • Oleh: pusatcebu.fkkmk
  • 0

Clinical Epidemiology and Biostatistics Unit atau CEBU FK-KMK UGM menyelenggarakan hari pertama Workshop Metodologi Penelitian Program Pendidikan Dokter Spesialis atau Metopen PPDS Gelombang II Tahun 2026 pada Rabu, 17 Juni 2026. Kegiatan ini berlangsung di Ruang U.2.5a, Gedung Tahir Sayap Utara Lt. 2, FK-KMK UGM.

Workshop ini ditujukan bagi mahasiswa Program Pendidikan Dokter Spesialis FK-KMK UGM sebagai bagian dari upaya peningkatan kapasitas dalam merancang, melaksanakan, menganalisis, dan melaporkan penelitian klinis. Penelitian merupakan salah satu pilar penting dalam dunia medis karena hasilnya dapat digunakan untuk meningkatkan mutu pelayanan kesehatan, mengembangkan ilmu pengetahuan, serta memberikan dasar ilmiah bagi pengambilan keputusan klinis.

Pada hari pertama, kegiatan difokuskan pada penguatan konsep dasar metodologi penelitian klinis. Sesi pembuka membahas research ethics, termasuk prinsip etika penelitian dan tata cara pengajuan ethical clearance dalam penelitian klinis. Materi ini menjadi penting karena setiap penelitian yang melibatkan manusia harus dilaksanakan dengan memperhatikan aspek keselamatan, kerahasiaan, persetujuan, serta perlindungan hak subjek penelitian.

Sesi berikutnya membahas clinical research question and finding the gap, yaitu bagaimana peserta dapat menyusun pertanyaan penelitian yang jelas, relevan, dan berbasis pada kesenjangan ilmiah. Kemampuan menemukan research gap menjadi fondasi utama dalam menyusun proposal tesis yang memiliki kebaruan, kontribusi ilmiah, dan manfaat praktis bagi pelayanan kesehatan.

Peserta juga memperoleh materi mengenai searching for medical literatures dan managing medical literatures using reference manager. Melalui sesi ini, peserta diperkenalkan pada strategi pencarian literatur medis yang sistematis serta pengelolaan referensi menggunakan reference manager. Keterampilan ini sangat penting untuk mendukung penyusunan latar belakang, tinjauan pustaka, dan argumentasi ilmiah yang kuat dalam penelitian.

Pada sesi siang, pembelajaran dilanjutkan dengan topik constructing theoretical and conceptual framework and hypothesis. Materi ini membantu peserta memahami cara membangun kerangka teori, kerangka konsep, serta hipotesis penelitian secara logis dan terstruktur. Setelah itu, peserta mempelajari clinical research variables, types of data, and measurement concept, yang membahas jenis variabel, tipe data, serta konsep pengukuran dalam penelitian klinis.

Hari pertama juga mencakup pembahasan mengenai confounding and bias in clinical research. Sesi ini memberikan pemahaman kepada peserta tentang potensi kesalahan sistematis dalam penelitian dan bagaimana peneliti dapat mengidentifikasi, mengendalikan, serta meminimalkan bias dan confounding sejak tahap perencanaan studi.

Sebagai penutup hari pertama, peserta mendapatkan materi conducting clinical research: observational study. Topik ini memperkenalkan desain studi observasional, peranannya dalam penelitian klinis, serta penggunaannya dalam menjawab berbagai pertanyaan penelitian di bidang kedokteran dan kesehatan.

Melalui rangkaian materi pada hari pertama ini, peserta diharapkan memiliki pemahaman awal yang kuat untuk menyusun proposal tesis dengan metodologi yang tepat. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ruang pembelajaran dan persiapan bagi residen untuk menjalankan penelitian secara lebih sistematis, etis, dan berbasis bukti.

Penyelenggaraan Workshop Metodologi Penelitian PPDS Gelombang II Tahun 2026 juga sejalan dengan komitmen CEBU FK-KMK UGM dalam mendukung penguatan kapasitas riset klinis di lingkungan akademik kedokteran. Secara lebih luas, kegiatan ini berkontribusi pada pencapaian Sustainable Development Goals, khususnya SDG 3 tentang Kehidupan Sehat dan Sejahtera, SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas, serta SDG 17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan. Dengan meningkatnya kemampuan riset para residen, diharapkan lahir penelitian-penelitian klinis yang berkualitas dan berdampak bagi peningkatan pelayanan kesehatan di Indonesia.

Tags: SDG 17: Kemitraan untuk mencapai tujuan SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera SDG 4: Pendidikan Berkualitas

Leave A Comment Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Terkini

  • Workshop Cochrane Resmi Berakhir, Peserta Perkuat Kompetensi Menulis Systematic Review
    August 9, 2026
  • Hari Ketiga Workshop Cochrane Perkenalkan Analisis Heterogeneity dan Web RevMan
    August 9, 2026
  • Peserta Mendalami Risk of Bias dan Meta-analysis pada Workshop Cochrane
    August 8, 2026
  • Hari Kedua Workshop Cochrane Bahas Ekstraksi Data dan Penilaian Risiko Bias
    August 8, 2026
  • Peserta Workshop Cochrane Praktik Merumuskan Pertanyaan Penelitian dan Mencari Bukti Ilmiah
    August 7, 2026
Universitas Gadjah Mada

Gedung Litbang FK-KMK UGM Lantai 1

Jl. Medika, Senolowo, Mlati, Sleman, Yogyakarta
Telp : +62 274-560-455 | WA: +62 821-3418-0900
pusatcebu.fkkmk@ugm.ac.id

© Clinical Epidemiology and Bisotatistics Unit

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY