Jakarta, 3 Mei 2026 — Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (PERKI) berkolaborasi dengan Cochrane Indonesia menyelenggarakan Pre-Congress Workshop Systematic Review and Meta-Analysis Following Cochrane Methods pada 1–3 Mei 2026 di Hotel Le Méridien Jakarta. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian Road to 35th Annual Scientific Meeting of Indonesian Heart Association (ASMIHA) 2026.
Workshop ini dirancang untuk meningkatkan kapasitas dokter, peneliti, dan akademisi dalam menyusun tinjauan sistematik dan meta-analisis yang berkualitas, transparan, serta sesuai dengan kaidah metodologi Cochrane. Melalui kegiatan ini, peserta mendapatkan penguatan pemahaman mengenai perumusan pertanyaan penelitian, pencarian literatur, seleksi studi, penilaian risiko bias, ekstraksi data, hingga analisis dan interpretasi hasil penelitian.
Kegiatan ini menekankan pentingnya praktik kedokteran berbasis bukti atau evidence-based medicine, khususnya dalam bidang kardiovaskular. Dengan semakin meningkatnya jumlah publikasi ilmiah, kemampuan melakukan sintesis bukti menjadi keterampilan penting bagi klinisi dan peneliti agar dapat menghasilkan rekomendasi yang tepat, relevan, dan berdampak bagi pelayanan kesehatan.
Selama tiga hari pelaksanaan, peserta mengikuti sesi pembelajaran interaktif bersama para narasumber yang merupakan peneliti dari Clinical Epidemiology and Biostatistics Unit (CE&BU) FK-KMK UGM. Selain pemaparan konsep dasar, workshop juga memberikan ruang praktik agar peserta dapat memahami tahapan penyusunan systematic review dan meta-analysis secara lebih aplikatif.
Kolaborasi antara PERKI dan Cochrane Indonesia ini diharapkan dapat memperkuat budaya riset berbasis bukti di kalangan dokter spesialis kardiovaskular Indonesia. Kegiatan ini juga menjadi wadah untuk mendorong lahirnya publikasi ilmiah berkualitas serta mendukung pengambilan keputusan klinis yang lebih akurat dan bertanggung jawab.
Dari perspektif Sustainable Development Goals (SDGs), kegiatan ini berkontribusi terutama pada SDG 3: Good Health and Well-being, melalui peningkatan kualitas pelayanan kesehatan berbasis bukti. Selain itu, workshop ini juga mendukung SDG 4: Quality Education, karena menjadi bentuk pendidikan berkelanjutan bagi tenaga kesehatan dan peneliti. Kolaborasi antara organisasi profesi dan institusi pengembang evidence synthesis juga sejalan dengan SDG 17: Partnerships for the Goals, yaitu penguatan kemitraan untuk mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan.
Melalui kegiatan ini, PERKI dan Cochrane Indonesia menunjukkan komitmen bersama dalam membangun ekosistem riset kesehatan yang kuat, kolaboratif, dan berdampak langsung pada peningkatan mutu layanan kesehatan di Indonesia.