YOGYAKARTA – Clinical Epidemiology and Biostatistics Unit (CE&BU) Universitas Gadjah Mada menggelar rapat koordinasi strategis bersama PT Combiphar untuk membahas peluang kerja sama dalam bidang Health Technology Assessment (HTA). Pertemuan ini menjadi langkah nyata dalam menyinergikan keunggulan akademis dengan inovasi industri guna meningkatkan kualitas pengambilan kebijakan kesehatan di Indonesia.
Fokus utama dari kolaborasi ini adalah melakukan kajian mendalam untuk mengevaluasi efektivitas klinis serta dampak sosial dari berbagai teknologi kesehatan. Integrasi antara kepakaran metodologi CE&BU dan wawasan industri PT Combiphar diharapkan mampu menghasilkan rekomendasi berbasis bukti (evidence-based) yang memperkuat sistem kesehatan nasional.
Inisiatif ini sejalan dengan komitmen global Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya Tujuan 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera serta Tujuan 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan. Melalui kolaborasi ini, kedua institusi bertekad untuk memastikan bahwa inovasi medis yang dihasilkan tidak hanya mutakhir, tetapi juga terjangkau dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat luas.